Otak kita menggunakan mekanisme laci dalam menyimpan segala pengalaman; ada laci pengalaman sukses, laci pengalaman biasa, dan laci pengalaman gagal.

Laci01Dari pengalaman pribadi, saya temukan bahwa orang2 akan tumbuh dg rasa percaya diri yang amat besar bila mereka memiliki banyak simpanan di laci A. Mereka ndak minder & berani lantang berbicara klo ketemu ma orang2 hebat, krn mereka jg merasa punya pengalaman2 hebat.

Sebaliknya, orang dg banyak pengalaman di laci C akan jadi pribadi yang cenderung pasif & penuh keminderan. Laci terbawah ini biasanya berisi pengalaman2 gagal, dipermalukan, dikhianati, difitnah, hingga pengalaman2 traumatis. Menariknya, bukankah ini semua adl perkara persepsi & pilihan. Artinya, ndak ada yg bisa memasukkan semua pengalaman ke laci C kecuali klo kita mempersepsikan & mengijinkannya utk itu.

Sementara itu, orang2 dg banyak simpanan di laci B biasanya tumbuh jadi seorang yang peragu dalam hadapi & ambil tantangan serta pencapaian2 baru. Karena dia ndak punya referensi pendukung dari masa lalunya. Dan orang spt ini biasanya adl orang2 yang miskin aktivitas & pengalaman gagal maupun sukses, atau sekedar dia tidak menganggap penting pengalaman2 baiknya.


Laci02
Perihal ini membawa konsekuensi yang amat sederhana: Pengen Pede, banyakin dong isi dari laci teratas. Dan untuk itu, maka kita punya banyak sekali suplai pengalaman semenjak kecil sampe segede yang sekarang ini.
Laci03

Yang perlu kita lakukan adl mengingat kembali semua peristiwa, dan lgs memasukkannya ke laci teratas, gimanapun caranya. Penggunaan foto amat membantu, krn itu bisa jadi pemicu ingatan yang amat bagus. Dan saya sarankan Anda membuatnya secara tertulis. Beneran nih.

Anda mungkin temukan pengalaman2 yang terkesan biasa;

    TK – Jadi juara kerapian berseragam. Ikut geng kuat anak2 di sekolah. Jd bocah plg imut di kompleks perumahan.
    SD – Jadi yang pertama bisa baca. Jd yang paling pinter ngapalin nama hewan. Jd ketua kelas 3 tahun. Jd wakil regu baris berbaris. Jd MC upacara bendera.

Terkesan remeh, dan ndak ada pengakuan berupa piagam utk itu. Ndak masalah! Ingat, yang penting adl suasana emosi yang muncul dari pengalaman2 itu. Ketika kita mengingat2 kembali setiap item pengalaman itu, maka kita akan jadi girang, geli dan nyaman. Itu sdr aja udah jadi cukup alasan bg kita utk merasa pede atau positif di saat ini. Jadi gampangannya, kita sebenernya bermaksud mengambil resource masa lalu kita utk digunakan di masa kini . Dan bahkan kita bisa menjadikan impian dan pengharapan di masa depan sbg resource utk mbikin kita jadi pede.

Yang ga gampang emg memasukkan pengalaman2 buruk ke laci teratas. Ada yang menggunakan istilah Reframing utk memaknai kembali pengalaman2 buruk hingga mjd positif. Ingat, ini semua bermula dari persepsi. Sehingga, yang perlu dilakukan adl menggoyang persepsi atau kaki keyakinan bhw pengalaman tertentu merupakan pengalaman buruk dg mencari sebuanyak mungkin argumen & alasan. Percaya deh, it works!

Sewaktu SMA dulu, saya pernah lakukan kekeliruan dlm upacara bendera, bendera yang saya kibarkan terbalik. Padahal saya dua tahun jadi paskibra kotamadya! (Donald, kamu inget ga? :mrgreen: ). Pengalaman itu sangat membekas, malunya tu lho bukan main. Dg reframing, saya temukan bhw pengalaman itu membuat saya belajar dalem ttg kekuatan fokus & konsentrasi, tidak berlena pd prestasi masa lalu, dan konsistensi dalam melatih kompetensi. Bahwa perasaan sudah ahli dan kompeten tyt bisa menghalangi saya dalam terus belajar, dan malah mbikin jadi jago meremehkan. Saya yakin Tuhan sengaja memberikan pengalaman semacam itu utk membuat saya bener2 belajar. And its worth it. Pengalaman buruk itu bener2 ga percuma.

Tapi itu kan saya. Saya yakin Anda juga bisa melakukan pemaknaan ulang pada pengalaman2 buruk Anda. Kumpulin dan inget2 semua pengalaman positif, dan jadikan itu resource pembangun percaya diri di masa kini. Ndak kan terasa klo ndak dicoba
:-)

About Wellcome to iqbalsukses

Terlahir ke dunia yang fana pada hari selasa,,tepatnya pada saat sang fajar menyingsing.. Tumbuh dalam keluarga yang sederhana dan religius.. Sekarang menempuh hidup, mencoba menjadi sosok pribadi yang berguna bagi orang lain, terutama orang tua.. Salam Kemenangan.. Pencari kebahagiaan dunia & akhirat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s