pertanyaan pemasaran marketing penting

Sepanjang perjalanan bisnis Anda, ada beberapa pertanyaan penting yang harus dilontarkan. Salah satunya yang krusial adalah pertanyaan yang terkait dengan pemasaran. Manakala Anda mengalami permasalahan bisnis, seperti yang sekarang (kembali) saya alami, maka penyebabnya adalah salah satu dari pertanyaan ini tidak dijawab atau dijawab atau tidak tepat. Ini semua menjadi perenungan yang bagus untuk saya pribadi. Semoga berguna juga untuk Anda.

Berikut adalah inti pertanyaannya:

“Apa yang sebenarnya dijual, dan kepada siapa akan dijual, dan bagaimana akan dipasarkan, diiklankan, dan dijual, dan oleh siapa, pada harga dan dengan persyaratan seperti apa, bagaimana barang tersebut dibuat, diproduksi, dan disampaikan, dan bagaimana dan oleh siapa dan dalam kondisi seperti apa, dan bagaimana barang tersebut harus dikemas/disajikan untuk memastikan kepuasan pelanggan yang menyebabkan penjualan ulang dan rekomendasi?”

Padet dan mbulet kan?

Makanya, saya lebih suka jabaran yang disampaikan oleh Brian Tracy berikut ini.

1. Yang mau dijual itu apa sih?

Kita harus menjawab pertanyaan ini dalam bentuk apa yang dilakukan untuk pelanggan, bagaimana hal itu memberikan manfaat bagi mereka, masalah apa saja yang dapat diselesaikan, dan peningkatan spesifik yang dirasakan dalam kehidupan dan pekerjaan pelanggan. Apa yang bagi kita signifikan belum tentu juga punya nilai yg sama bagi orang lain.

2. Kepada siapa barang tersebut dijual?

Siapa sebenarnya pelanggan Anda? Berapa umurnya, apa pendidikan, pendapatan, status keluarga, pekerjaan, jabatan, dan industrinya? Di mana tempat tinggal pelanggan Anda? Kapan mereka membeli? Apa lagi yang mereka beli hari ini? Mengapa pelanggan membeli dari Anda?

Klo saya, tidak semua harus dijawab, atau lebih tepatnya tidak difixkan sejak awal. Karena bisa jadi produk yang kita punya menarik kalangan pasar yang kita justru tidak pernah menduganya.

3. Bagaimana barang tersebut dijual?

Kita harus menentukan dengan pasti proses penjualannya, semenjak kontak dengan pelanggan pertama – baik tatap muka, melalui internet, atau melalui telepon – dan kata2 yang akan digunakan, selangkah demi selangkah, untuk mengindentifikasi kebutuhan pelanggan, menyajikan produk atau jasa sebagai solusi bagi kebutuhan mereka, menjawab keberatan atau penolakan menutup penjualan, dan mendapatkan komitmen membeli dari pelanggan.

Jika Anda berbisnis start-up, saran saya jangan meribetkan diri untuk bikin SOPnya, kecuali sudah ada contekan. Dibuat dan diidentifikasikan, iya. Tapi bukan dipakemkan, karena di awal2, kita masih butuh fleksibilitas tinggi.

4. Oleh siapa barang tersebut dijual?

Kita harus sangat jelas terhadap siapa-siapa yang akan bertanggung jawab dalam melakukan kontak langsung dan aktivitas penjualan, yang mengubah calon yang berminat pada iklan menjadi pembeli. Kegagalan dalam mengidentifikasi dengan jelas dan melatih armada penjualan adalah penyebab utama terjadinya pencapaian rendah dan kegagalan.

Jika Anda secara pribadi sudah mencobanya, maka saran saya, jangan teruskan, wakilkan saja pada orang lain. Jangan2 memang itu bukan talent terbesar Anda.

5. Skema Penentuan Harganya?

Pastikan berapa harga Anda, tidak hanya untuk penjualan individu tetapi juga untuk volume penjualan, penjualan dalam jumlah besar, penjualan diskon, dan penjualan digabungkan dengan produk atau jasa lainnya. Kemampuan untuk menentukan dengan tepat harga yang layak untuk produk atau jasa Anda adalah suatu seni dan ilmu pengetahuan, dan hal itu dapat merupakan hal kritis bagi kesuksesan Anda.

Sebaiknya jangan ditentukan sendiri, melainkan tanya-tanya pada mereka yang sudah punya pengalaman.

6. Bagaimana produk atau jasa yang akan diproduksi dan disampaikan pada pelanggan Anda?

Apa saja biaya yang akan dikeluarkan dan berapa lama waktu yang diperlukan untuk memproduksi produk atau jasa setelah ada yang terjual? berapa banyak modal yang harus ditanamkan? seberapa banyak uang yang akan tertanam dalam penyimpanan sebelum ada penjualan pertama dan menghasilkan pendapatan? Dengan cara seperti apa Anda akan menyampaikan poduk atau jasa untuk memuaskan pelanggan sehinga mereka senang dengan apa yang dibelinya?

7. Bagaimana pelanggan akan membayar produk?

Berapa harga yang Anda tawarkan? Akankan Anda memerlukan pembayaran penuh terlebih dahulu atau pembayaran pembayaran sebagian, atau akankah Anda menawarkan bentuk pembelian 30, 60, 90 hari? Apa standar dalam industri Anda? Apakah jenis harga dan persyaratan yang akan Anda tawarkan dalam bisnis? bagaimana Anda dapat memperbaiki harga dan persyaratan agar mereka merasa lebih puas terhadap Anda dan bisnis Anda?

8. Bagaimana Anda akan melayani pelanggan setelah terjadi pembelian?

Langkah apa yang akan diambil untuk memastikan bahwa pelanggan merasa puas sedemikian puas sehingga mereka akan membeli lagi dan merekomendasikan Anda/produk Anda kepada yang lain? Strategi pelayanan pelanggan Anda merupakan pasak dalam bisnis Anda. Anda dapat berhasil hanya jika orang2 merasa tingkat kepuasan tertentu sehinga mereka akan membeli lagi dan bercerita kepada teman2nya.

Nah, baik. Setiap kali penjualan Anda melambat dan mengalami kesulitan, maka bacalah kembali pertanyaan di atas untuk pastikan bahwa jawaban Anda akurat dan dapat diterima oleh pasar pelanggan prospektif.

About Wellcome to iqbalsukses

Terlahir ke dunia yang fana pada hari selasa,,tepatnya pada saat sang fajar menyingsing.. Tumbuh dalam keluarga yang sederhana dan religius.. Sekarang menempuh hidup, mencoba menjadi sosok pribadi yang berguna bagi orang lain, terutama orang tua.. Salam Kemenangan.. Pencari kebahagiaan dunia & akhirat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s