Guntar - Career Planning Bagi Mereka yg Sudah BerkarirSiapa bilang Career Planning hanya untuk mereka yang masih kuliah. Ndak ada salahnya bagi mereka yg sudah bekerja untuk tetap berpikir tentang career planning. Biasanya mereka adalah yg kerap ajukan pertanyaan2 berikut ini:

  • Kenapa aku ndak menikmati lagi pekerjaan ini?
  • Kenapa karirku serasa terjun bebas?
  • What’s next?
  • Kenapa kok aku bosen?
  • Di mana lagi aku bisa cari peluang2?
  • Kenapa kepuasan kerjaku selalu aja rendah?

Nah, kiat berikut ini, biarpun terkesan umum, tapi ternyata tetap saja masih sering dilalaikan.

1. Jangan pernah berhenti mengedukasi diri.

Seems so obvious, tapi nyatanya banyak yg kemudian berhenti belajar bahkan ketika dia sebenarnya sudah merasa jenuh dengan pekerjaannya. Akhirnya waktu banyak dihabiskan untuk chatting, browsing, blogging + blogwalking, pulang kantor lebih cepat utk jalan-jalan, nonton film, dsb. Padahal kita juga tahu bahwa tuntutan percepatan wawasan dan kompetensi baru sedemikian tinggi klo kita memang pengen kerjaan yang bagus.

Ada lagi yang memutuskan bahwa dia akan baru giat belajar setelah menemukan pekerjaan baru. Padahal kapan juga dapetnya? Blum tau juga. Masalahnya, sikap enggan belajar yang terus dipelihara akan jadi mentalitas dan kebiasaan yang akan sulit dilawan ketika kita sudah terbiasa dengannya. Ada dua issue di sini; apa yang dipelajari dan kemampuan/kecepatan kita mempelajari sesuatu. Ndak papa lah klo sampai kita tyt belajar perihal2 yang terkesan ndak fokus asal memang itu menambah kompetensi kita. Karena itu bagaimanapun akan membentuk mentalitas pembelajaran dan meningkatkan kecepatan kita dalam mempelajari sesuatu. Apapun, jangan sampai masalahnya ada pada perihal kemauan utk belajar.

2. Jadilah Pendengar yg Baik

Selalu dengarkan dan belajar dari rekan kerja, bawahan dan atasan. Anda pasti akan bisa belajar dari mereka tentang perihal2 yang Anda mungkin ndak nyangka akan jadi kerjaan Anda selanjutnya. Carilah orang2 yang memang punya hobi dan pengalaman di bidangnya. Tanyakan tentang perihal2 yg mereka hadapi dan peluang2 di sana. Teman2 Anda bisa membantu Anda memahami model bisnis tertentu atau bagaimana untuk melakukan suatu hal dg lebih baik. Semua itu bisa jadi bahan pertimbangan dan pembanding, dan juga bisa jadi resource Anda untuk bercakap dg relasi baru.

3. Identifikasikan kembali impian Anda dan ambil tindakan untuknya.

Cukup banyak orang yang menggugurkan niat mereka menjadi entrepreneur ketika mereka sudah bekerja sekian lama (dan lalu menikah). Well, itu memang pilihan pribadi, tak perlu dicela dan digugat. Namun jadi masalah bila pekerjaan yg sdg dijalani ternyata tidak menyenangkan hati dan membuat batin tak nyaman.

Jangan jadikan pekerjaan yg sedang dijalani membunuh impian Anda. Bila Anda punya impian yang belum terpenuhi, maka segera ambil tindakan2 kecil terkait dengannya. Carilah lingkungan dan atmosfer berupa komunitas, teman2 baru dan aktivitas yang memaksa dan bisa memonitor aksi Anda. Jangan jadikan tempat kerja sbg penghalang.

4. Mulailah dari Kerjaan Anda Sekarang

Lho, sapa juga yang mewajibkan untuk pindah pekerjaan? Sapa tau ternyata ada job desc atau jenis tanggung jawab yg lebih tepat untuk Anda di tempat kerja yg sekarang. Carilah peluang dan model jenjang karir dari kerjaan sekarang, lalu segera cari tahu bentuk pencapaian semacam apa yang membuat Anda dipandang dan pantas dipromosikan.

Jikapun Anda benar2 ingin pindah pekerjaan, maka performa yang memuaskan juga tetap harus ditunjukkan. Anda tentu menginginkan rekomendasi dan testimoni yg bagus dong dari tempat kerja Anda sekarang. Dan tentu amatlah menyenangkan bila Anda bisa meninggalkan pekerjaan dg kenangan baik, bahwa telah ada pencapaian memuaskan yg Anda tinggal di sana.

Lebih jauh lagi, ini juga sekali lagi terkait dg mentalitas dan kebiasaan. Jika Anda memilih untuk bermalasan di pekerjaan yg ada sekarang, maka akan lebih susah untuk menjadi giat di pekerjaan baru nanti. Jangan matikan momentum mental kerja keras Anda dg bermalasan di kerjaan sekarang. Jikapun bener2 ndak betah dg pekerjaan skr, ya sudah, tetaplah kerja keras utk perihal yg lain. Yg penting jangan melambat.

5. Kembangkan Jaringan Anda

Semua juga sudah tau betapa jaringan itu penting. Masalahnya banyak yang belum memanfaatkannya. Lebih dari 50% pekerjaan didapatkan dg bantuan jaringan dan relasi. Eksplorasilah jaringan dan relasi Anda hingga minimal tingkat ke-2, karena bisa jadi relasi Anda biasa2 saja, tapi relasi dan relasi Anda tyt miliki peluang yg sangat Anda dambakan. Alokasikan waktu untuk membangun jaringan baru, dan jangan lupa memelihara jaringan yg sudah ada.

6. Jadikan Diri Anda Terlihat & Mudah Ditemukan

Milikilah akun friendster utk profil non formal Anda, Linked In untuk profil profesional, serta Weblog untuk tunjukkan kompetensi dan sebagai media kehumasan Anda. Update selalu resume/CV Anda, lengkapi dengan perihal yang terkesan remeh sekalipun; seperti buku yang telah dibaca, seminar yg telah diikuti, dsb.

Your dream job might show up tomorrow. Who knows! Just be prepared.

About Wellcome to iqbalsukses

Terlahir ke dunia yang fana pada hari selasa,,tepatnya pada saat sang fajar menyingsing.. Tumbuh dalam keluarga yang sederhana dan religius.. Sekarang menempuh hidup, mencoba menjadi sosok pribadi yang berguna bagi orang lain, terutama orang tua.. Salam Kemenangan.. Pencari kebahagiaan dunia & akhirat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s