Never Eat Alone: Kiat Efektif Membangun Jejaring (2)

Melanjutkan tulisan tentang kiat membangun jejaring, berikut adalah bagian 2 dari buku Never Eat Alone yang membahas kunci-kunci untuk membangun jejaring yang sehat dan beretika.

Bab 7 – Lakukan Tugas Rumahmu

Begitu Anda sudah tegaskan dengan siapa sih Anda hendak bertemu, maka langkah pertama adalah mengerjakan PR Anda. Ketahuilah (secara kasar saja) siapa sih orang itu, apa ketertarikan mereka, kerjanya apa, dan terutama apa-apa saja yang Anda punya kesamaan dengannya. Sang penulis bahkan sampai memberi masukan untuk membuat semacam biodata singkata dari setiap orang yang hendak Anda temui di pertemuan tertentu. Dengan begitu, Anda akan punya bahan untuk memecah kekakuan dan juga berpotensi besar untuk bisa memuji orang lain dengan tepat serta bicara yang nyambung dengan mereka.

Bab 8 – Kumpulkan Nama

Begitu sudah berkenalan dengan seseorang, maka sungguhlah penting bagi Anda untuk mendapatkan informasi contact mereka. Sang penulis merekomendasikan kita untuk memulai dengan seluruh orang di layer pertama jejaring kita, lalu dari situ barulah kita tambahkan orang-orang yang sekiranya bisa mendekatkan kita ke arah goal pribadi. Amat disarankan untuk membangun relasi dengan mereka yang dekat dengan media, karena dari situlah biasanya peluang atau jejaring bermutu bisa didapat. Maka kemudian buatlah janji untuk menemui mereka.

Bab 9 – Menghangatkan Cold Call

Cold call adalah istilah yang artinya menelpon orang yang baik Anda maupun yang ditelpon sama-sama belum saling kenal. Dan kita tahu betapa apa yang disebut cold call ini bisa sangat menjengkelkan. Tapi jangan2 suatu saat, terkadang Anda perlu melakukannya. Maka di buku ini Ferrazzi memberikan dua buah rekomendasi untuk membuat aktivitas cold call ini bisa jadi lebih lancar.

  • Pertama, cobalah sebaik mungkin membuat kaitan dengan orang yang Anda telpon. Kaitan ini berupa orang yang baik Anda maupun dia sama-sama kenal.
  • Kedua, sejak di awal buatlah dia merasa jelas mengapa telpon itu sangat penting dengan memastikan PR Anda sudah dikerjakan (bab 7). Jadilah orang yang efisien dengan kata-kata dan coba juga tangkap ketertarikan mereka – jangan ngelantur dan ngomong yang membosankan. Jika maksud Anda adalah untuk bertemu tatap muka, maka tekankan betapa Anda sangat ingin bertemu meskipun bukan untuk membicarakan perihal yang menarik dua belah pihak (Anda lebih tepatnya). Buatlah dia bersedia bertemu minimal karena kesamaan teman tertentu. Bab 10 – Menghadapi Gatekeeper dengan Anggun

Inti dari bab ini begitu sederhana: berusahalah sekeras mungkin untuk bisa jadi teman dan raih dukungan dari asisten administratif. Jangan sekalipun pernah meremehkan peran dari asisten administratif, jangan pernah juga mempersukar urusannya. Rasakan saja sendiri dampaknya; dia bisa membantu Anda menyederhanakan urusan birokratif yang membosankan.

Never Eat Alone: Kiat Efektif Membangun Jejaring (2)

Bab 11 – Jangan Pernah Makan Sendirian

Gagasannya di sini adalah makan merupakan waktu yang bagus untuk membangun hubungan dengan orang lain. Maka jika Anda makannya sendirian, itu artinya sama saja dengan melewatkan kesempatan untuk menjalin hubungan. Sang penulis malah kemudian menyarankan kita untuk mengundang secara bergantian teman-teman untuk makan bersama kita, plus juga mereka boleh mengajak teman-teman mereka. Dan di situlah biasa orang-orang potensial bermunculan.

Bab 12 – Bagilah Semangat Anda

Bila Anda ingin membangun hubungan yang kuat dengan seseorang, maka cobalah berbagi kepada mereka akan apa-apa yang Anda punya ghiroh atau semangat tentangnya. Ini bisa apa saja: tentang olahraga, politik, bisnis, apapun itu.

Bab 13 – Lakukan Follow Up jika Tak Ingin Gagal

Ferrazzi sepertinya menganggap ini sebagai bagian paling penting dari bukunya. Karenanya, saya pun ingin berikan cetak tebal di poin yang satu ini: when you make a connection, follow it up, kalau sudah membuat koneksi, lakukan follow up! Entah bentuknya SMS atau email, Anda perlu melakukan follow up terhadap koneksi yang Anda anggap penting.

Bab 14 – Lewat

Ini adalah bab tentang bagaimana cara memanfaatkan temu ramai.

Bab 15 – Terhubung dengan Connector

Di sini penulis meminjam konsep dari buku The Tipping Point, yakni connectors: orang2 yang punya jejaring pribadi yang besar dan luas. Ini adalah orang-orang yang pastinya bagus untuk dijadikan relasi. Tapi bagaimana cara menemukannya? Penulis menyarankan beberapa grup untuk dicek: headhunter, siapapun yang dekat dengan kekuasaan politik, orang-orang dari public relation, dan jurnalis. Itu semua sebagai awalan.

Never Eat Alone: Kiat Efektif Membangun Jejaring (2)

Bab 16 – Mengembangkan Lingkar Jejaring Anda

Cara terbesar untuk mengembangkan jejaring Anda, menurut bab ini, adalah dengan menggabungkan jejaring/daftar contact Anda dengan orang lain. Tawarkan orang lain untuk berbagi daftar relasi mereka, khususnya yang dari kalangan yang Anda belum kenal dengan baik.

Bab 17 – Seni Berbasa Basi

Bab ini penuh dengan kiat bagaimana cara membangun hubungan dengan orang lain: Melatih senyum, menghindari lengan yang terlipat, rileks, mencondongkan tubuh, bersalaman, dan beragam kiat seperti yang bisa ditemui di How to Win Friends and Influence People.

About Wellcome to iqbalsukses

Terlahir ke dunia yang fana pada hari selasa,,tepatnya pada saat sang fajar menyingsing.. Tumbuh dalam keluarga yang sederhana dan religius.. Sekarang menempuh hidup, mencoba menjadi sosok pribadi yang berguna bagi orang lain, terutama orang tua.. Salam Kemenangan.. Pencari kebahagiaan dunia & akhirat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s